Wed. Mar 11th, 2026
Herbert Marcuse
Herbert Marcuse

Latar Belakang Keluarga

Herbert Marcuse lahir pada 19 Juli 1898 di Berlin dari pasangan Gertrud Kreslawsky (ibunya) dan Carl Marcuse (ayahnya). Ia terlahir dari keluarga menengah atas karena ayahnya seorang pengusaha kaya.  Sebelum Nazi berkuasa, kehidupan keluarga mereka baik-baik saja, meskipun keluarganya adalah Yahudi. Akan tetapi semenjak Nazi mulai muncul, Marcuse dan keluarganya terpaksa keluar dari Jerman dan pada momen inilah ia terpaksa mengajar dengan berpindah-pindah tempat hingga akhirnya menetap di Amerika Serikat hingga akhir hayatnya.

Pendidikan, Latihan Militer dan Pertemuan dengan Marxisme

  • Marcuse mengenyam pendidikan formal yang dimulai di Gimnasium Mommsen dan dilanjutkan di Gimnasium Kaiserin-Augusta di Charlottenburg dari tahun 1911-1916.
  • Pada tahun 1916 Marcuse dipanggil untuk dinas militer. Di militerlah pendidikan politiknya dimulai, meskipun selama periode ini keterlibatan politiknya hanya berlangsung singkat. Pengalaman perang dan Revolusi Jerman membawa Marcuse mempelajari Marxisme ketika ia mencoba memahami “dinamika kapitalisme dan imperialisme, serta kegagalan Revolusi Jerman”. Marcuse juga ingin belajar lebih banyak tentang sosialisme dan teori revolusi Marxian sehingga ia dapat memahami ketidakmampuannya untuk mengidentifikasi diri dengan partai-partai besar Kiri mana pun pada saat itu. Namun, studi tentang Marxisme ini akan singkat saja.
  • Pada tahun 1918 Marcuse dibebaskan dari dinas militer (Farr, Arnold: 2019).
  • Pada tahun 1919 ia masuk Universitas Humboldt di Berlin dan mengambil mata kuliah selama empat semester.
  • Pada tahun 1920 ia dipindahkan ke Freiburg untuk berkonsentrasi pada sastra Jerman dan mengambil kursus filsafat, politik, dan ekonomi.
  • Pada tahun 1932 Marcuse dan Heidegger berpisah karena ketertarikan Heidegger terhadap Sosialisme Nasional, meskipun Heidegger baru secara resmi bergabung dengan Partai Nazi pada tahun 1933. Ketika Nazi naik ke tampuk kekuasaan dan anti-Semitisme mulai menyebar, menjadi jelas bagi Marcuse bahwa dia “tidak akan pernah bisa memenuhi syarat untuk menjadi profesor di bawah rezim Nazi”.
  • Karena aktivitas Nazi, Marcuse tidak pernah bekerja di Frankfurt. Mengantisipasi pengambilalihan oleh fasis, institut ini menyimpan dana abadi mereka di Belanda. Sebuah kantor cabang didirikan di Jenewa tempat Marcuse memulai pekerjaannya di Institut tersebut. Dia akan pergi ke Paris untuk waktu yang singkat dan akhirnya pada bulan Juli 1934 ke New York.
  • Dari tahun 1934–1942 Marcuse bekerja di cabang Institut di Universitas Columbia. Pada tahun 1942 ia pindah ke Washington DC untuk bekerja pertama di Kantor Informasi Perang dan kemudian di Kantor Pelayanan Strategis. Nanti Marcuse akan mengajar di Universitas Brandeis dan kemudian Universitas California, San Diego. Ia menjadi warga negara Amerika Serikat pada tahun 1940 dan tetap di Amerika sampai kematiannya pada tahun 1979.

Marcuse dan Institut Penelitian Sosial

Antara Marcuse dan Mazhab Frankfurt

Seluruh refleksi dan aktivitas ilmiah Marcuse seharusnya dibaca dalam konteks pertarungan ideologi antara komunisme dan kapitalisme global. Ia merupakan anggota Institut Penelitian Sosial atau Institut fur Sozialforschung. Secara struktural akademis, institut berafiliasi dan berkedudukan di Universitas Frankfurt. Sehingga seringkali institut ini terkenal dengan nama Sekolah Frankfurt atau Mahzab Frankfurt.

Karena institut memiliki pengaruh besar dalam kehidupan Marcuse maka tentu saja Marcuse memiliki ikatan emosional, ilmiah dan ideologis yang mendalam dengannya. Oleh karena keterikatan ini maka seluruh pemikiran dan konstruksi filsafat Marcuse didasarkan pada pengaruh kajian ilmiah mazhab ini.

 

Bersambung….

 

By Ruang Nalar

Penulis amatir yang menulis bukan hanya sekedar hobbi melainkan sebagai cara untuk berada

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *